Kamis, 24 November 2016

Cloud Computing

A.   Pengertian Cloud Computing

Cloud computing (Komputasi awan) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat internet ("di dalam awan")  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."

Mekanisme Cloud Computing





B.   Jenis jenis layanan Cloud Computing
 

1.      Infrastructure as a Service (IaaS)

Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud. Contoh SaaS adalah gmail, ymail, facebook, twitter, dropbox. Atau yang berbayar seperti salesforce, office365.

2.      Platform as a Service (PaaS)

Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service, Windows Azure dan GoogleApp Engine.

3.      Software as a Service (SaaS)

Software as a Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah twitter, facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.

C.    Manfaat Komputasi Awan

1)     Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing.
2)     Aksesbilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
3)  Keamanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.
4)   Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
5)    Kecemasan, ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak.

D.   Cara Kerja Komputasi Awan

Berikut merupakan cara kerja penyimpanan data dan replikasi data pada pemanfaatan teknologi cloud computing. Dengan Cloud Computing komputer lokal tidak lagi harus menjalankan pekerjaan komputasi berat untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan, tidak perlu menginstal sebuah paket perangkat lunak untuk setiap komputer, kita hanya melakukan installasi operating system pada satu aplikasi. Jaringan komputer yang membentuk awan (internet) menangani mereka sebagai gantinya. Server ini yang akan menjalankan semuanya aplikasi mulai dari e-mail, pengolah kata, sampai program analisis data yang kompleks. Ketika pengguna mengakses awan (internet) untuk sebuah website populer, banyak hal yang bisa terjadi. Pengguna Internet Protokol (IP) misalnya dapat digunakan untuk menetapkan dimana pengguna berada (geolocation).
Domain Name System (DNS) jasa kemudian dapat mengarahkan pengguna ke sebuah cluster server yang dekat dengan pengguna sehingga situs bisa diakses dengan cepat dan dalam bahasa lokal mereka. Pengguna tidak login ke server, tetapi mereka login ke layanan mereka menggunakan id sesi atau cookie yang telah didapatkan yang disimpan dalam browser mereka. Apa yang user lihat pada browser biasanya datang dari web server. Webservers menjalankan perangkat lunak dan menyajikan pengguna dengan cara interface yang digunakan untuk mengumpulkan perintah atau instruksi dari pengguna (klik, mengetik, upload dan lain-lain) Perintah-perintah ini kemudian diinterpretasikan oleh webservers atau diproses oleh server aplikasi. Informasi kemudian disimpan pada atau diambil dari database server atau file server dan pengguna kemudian disajikan dengan halaman yang telah diperbarui. Data di beberapa server disinkronisasikan di seluruh dunia untuk akses global cepat dan juga untuk mencegah kehilangan data.

E. Contoh Penerapan Cloud Computing

Google Drive

Google Drive adalah layanan penyimpanan Online yang dimiliki Google. Google Drive diluncurkan pada tanggal 24 April 2012. Sebenarnya Google Drive merupakan pengembangan dari Googlw Docs. Google Drive memberikan kapasitas penyimpanan sebesar 5GB kepada setiap penggunanya. Kapasitas tersebut dapat ditambahkan dengan melakukan pembayaran atau pembelian Storage. Penyimpanan file di Google Drive dapat memudahkan pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer desktop, laptop, komputer tablet ataupun smartphone. File tersebut juga dapat dengan mudah dibagikan dengan orang lain untuk berbagi pakai ataupun melakukan kolaborasi dalam pengeditan.

Fitur-fitur Google Drive
  • Penyimpanan gratis sebesar 5GB
Google Drive memberikan fasilitas penyimpanan sebesar 5GB kepada penggunanya dengan cuma-cuma untuk menyimpan dokumen, baik berupa gambar, video, musik, ataupun file-file lain.
  • Memungkinkan membuat dokumen
Pada fitur ini Google Drive memungkinkan para penggunanya untuk membuat dokumen, seperti mengolah data, mengolah angka, membuat presentasi, form dan dokumen lainnya.
  • Berbagi file
Google Drive memudahkan untuk berbagi file dengan orang lain, dan juga memudahkan orang lain untuk melakukan pengeditan terhadap file yang kita buat.
  • Terintegrasi dengan layanan Google lainnya
Para pengguna layanan Google lainnya akan merasakan kemudahan dalam memanagement file dari Google Drive. Karena Google Drive secara otomatis terintegrasi dengan layanan google lainnya.
  • Fasilitas pencarian
Google Drive memberikan layanan pencarian yang lebih baik dan lebih cepat untuk para penggunanya dengan menggunakan kata kunci tertentu. Google Drive juga dapat mengenali gambar atau teks dari dokumen hasil scan.
  • Menampilkan berbagai file
Lebih dari 30 type file yang dapat dibuka dan ditampilkan oleh Google Drive, termasuk file video, file image, dan lain-lain tanpa mengharuskan pengguna untuk mengunduh dan menginstal software yang sesuai dengan tipe atau ekstensi file tersebut.
  • Menjalankan aplikasi
Google Drive juga mempunyai kemampuan untuk membuat, menjalankan dan membagi file aplikasi favorit yang dimiliki oleh pengguna.

Sumber :

http://voh.zakariyasoewardi.co.uk/arsitektur-komputasi-awan.html
 





















Rabu, 16 November 2016

Tugas Struktur dan Organisasi Data 1

Soal :
1.      Diskusikan hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang sebuah index Inversi untuk Multi-key file.
2.       Diskusikan hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang sebuah index untuk Multi-list file.
3.      Mengapa kebanyakan implementasi dari struktur alternate key indeks sequential menggunakan pendekatan inverted dari pada multi-list?
4.      Jelaskan permintaan (request) apa saja yang dapat dilayani oleh indexnya sendiri dalam sebuah inverted file.
5.      Pada beberapa Multi-list file, setiap indeks entry mencakup panjang dari linked list yang berkaitan. Jenis permintaan apa yang menguntungkan dengan informasi yang tersedia ini?  
6.      Diskusikan keuntungan dan kerugian dalam memberikan tanggung jawab kepada programmer aplikasi untuk merancang file yang digunakan untuk programnya, dibanding memberikan tanggung jawab kepada orang lain.

Jawaban :
1.      Hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang sebuah index Inversi untuk Multi-key File antara lain :
a.      Urutan record. Setiap record yang ditambah  akan menyebabkan index inversi berubah menjadi perubahan urutan record sehingga record harus diurut dengan urutan yang unique.
b.      Pointer ke record. (Pointing) yang ditunjuk setiap record pada suatu record harus memiliki index yang berbeda-beda.
c.      Duplikasi record. Record yang memiliki data key sama ID harus memiliki index yang tidak sama.
Jika kita memiliki 2 file yang ingin dihubungkan dengan index Inversi, jika tiap file mempunyai 4 record, maka kita harus memiliki 4 key juga sebagai secondary key untuk menghubungkan 2 file tersebut. 
2.      Hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang sebuah index Multi-List antara lain :
a.      Urutan record. Record harus diurutkan secara atas ke bawah, karena index Multi-List hanya menunjuk ke record yang pertama dan akan turun kebawah.
b.      Jumlah akses record. File sequential yang memiliki akses record paling sedikit dalam index Multi-List akan dipilih sehingga file sequential tersebut harus memiliki record yang sedikit.
c.      Link record. Setiap record saling berhubungan satu sama lain, sehingga index Multi-List pada sebuah record akan berpengaruh terhadap pengaksesan record lain sehingga record tersebut memiliki hubungan yang relevan.
Jika memakai indeks file ini, kita harus mempunyai banyak memori untuk memproses datanya, karena multi list memproses semua inputan dan file yang digunakan secara bersamaan.
3.      Karena index inverted lebih menguntungkan dalam mengakses file sequential. Hal ini disebabkan oleh karakteristik index inverted yang memiliki key terhadap masing-masing record sehingga record-record tersebut dapat diurutkan berdasarkan berbagai jenis. Setiap jenis record tersebut dapat diakses satu per satu dan berurutan. Inversi untuk indeks sequential memberikan retrieve record dengan tepat, juga dipakai sebagai dasar struktur database dalam beberapa sistem database manajemen.
4.      Jenis permintaan yang dapat dilayani sendiri oleh indexnya adalah permintaan terhadap informasi pada record berupa keberadaan index, jumlah record, keterkaitan record, record-record yang saling berhubungan, dan lain-lain. Informasi-informasi tersebut dapat dilayani sendiri oleh index inversinya tanpa harus mengakses data pada file.
5.      Jenis permintaan yang paling menguntungkan adalah Indirect addressing karna termasuk ke struktur indeks . Dimana struktur indeks adalah tabel indirect addressing dan mempunyai hubungan data record yang disusun menurut ID secara ascending berdasarkan size (ukuran) pada file.
6.      Keuntungan yang didapat jika kita merancang file dengan menggunakan jasa programmer adalah program file yang dibuat akan terlihat lebih memuaskan dan lebih akurat serta sesuai dengan apa yang diinginkan dan hasilnya akan terperinci dan terstruktur sesuai dengan prosedur standar yang telah ditetapkan. Sedangkan kerugiannya adalah kita membutuhkan biaya yang tidak sedikit apabila kita menggunakan jasa seorang programmer dan apabila pembuatan perancangan file tersebut dibuat oleh orang yang belum ahlinya mungkin saja hasilnya tidak semaksimal dengan program yang dibuat oleh programmer yang ahli dibidangnya.